Di antara 12 nama WNI yang menjadi korban pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 ada nama Gerda Leliana Lahenda. Ia dikenal keluarganya sebagai sosok yang baik dan ramah.
"Nenek saya orang yang baik dan penyayang. Semua orang tahu dia baik. Dia nggak mau ngerepotin orang," kata cucu almarhum, Anetta Permata Lahenda, saat ditemui di teras kediamannya di Jalan Gedung Pinang, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2014).
Dengan suara yang bergetar karena menahan sedih, ia bercerita mendapat kabar tentang kecelakaan yang menimpa neneknya sekitar pukul 23.00 WIB Jumat (17/7) kemarin dari keluarga di Belanda. Mendengar berita duka itu, ia sempat tak mau percaya hingga akhirnya berita tentang jatuhnya pesawat MAS yang ditumpangi neneknya marak di tv.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia tak mampu bercerita banyak karena masih dirundung kesedihan atas kepergian neneknya. Suasana berkabung terlihat dari baju kaos dan celana panjang berwarna hitam yang dikenakannya. Tak banyak bicara, ia kembali masuk ke dalam rumah.
Kediaman itu tampak sepi. Hanya ada karangan bunga turut berduka cita dari perusahaan PT Sojitz Indonesia. Selain di rumah ini, Gerda juga sempat tinggal di Perumahan Kota Wisata Cluster Virginia, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, bersama anaknya, Deby Lahenda.
(bil/nrl)











































