"Kalau saya, (Munas) lebih cepat lebih baik, asalkan terjadi kesepakatan, tidak ada pihak yang dirugikan, walaupun itu (Munas 2014) menyimpang dari hasil Munas (Riau 2009)," tutur Ketua DPD Golkar Wisnu Suhardono kepada detikcom, Jumat (18/7/2014).
Wisnu menyadari, keputusan Munas Riau telah menetapkan Ketum Aburizal Bakrie hingga Munas 2015. Namun demikian, masa jabatan Ketum hingga 6 tahun itu tidak sesuai dengan AD/ART Golkar.
"Selama terjadi kompromi untuk kebaikan partai, saya setuju untuk kembali ke AD/ART. Tapi kalau tidak ada kompromi, saya harus tunduk pada keputusan Munas Riau," kata Wisnu.
Lalu siapakah calon Ketum yang akan didukung Golkar Jateng bila Munas dipercepat menjadi tahun ini juga? Indra J Piliang menyebut ada tiga kandidat potensial calon Ketum Golkar selanjutnya, yakni Agung Laksono, MS Hidayat, dan Agus Gumiwang Kartasasmita.
"Calonnya siapa saja lah, nanti kita lihat siapakah yang bisa memberikan nilai tambah untuk partai," jawab Wisnu.
(dnu/trq)











































