Tsunami, Si Bencana Mematikan
Rabu, 29 Des 2004 14:57 WIB
Jakarta - Bencana tsunami di Samudera Hindia yang ditimbulkan oleh gempa bumi terdahsyat dalam 40 tahun terakhir, Minggu (26/12/2004) lalu, telah menelan korban 60 ribu jiwa lebih di kawasan Asia Selatan dan Tenggara serta Afrika Timur. Ini merupakan salah satu bencana tsunami paling mematikan dalam sejarah.Menurut US Geological Survey, yang memantau gempa bumi di seluruh dunia, pusat gempa berkekuatan 9 magnitude berada di bawah Samudera Hindia di dekat pantai barat Pulau Sumatera, Indonesia. Gempa ini kemudian menimbulkan terjadinya gelombang besar yang menghempas ke segala arah.Dalam hitungan jam gelombang laut yang mematikan bergerak dari pusat gempa ke daerah pantai dari 11 negara di sekitar Samudera Hindia. Air bah menyeret penduduk ke laut, menyapu mereka di rumah atau di pantai, dan menghancurkan bangunan dari Afrika hingga Thailand.Menurut sebuah artikel di situs National Geographic, Rabu (29/12/2004), gelombang tsunami relatif sudah jarang terjadi di Samudera Hindia. Bencana yang mematikan ini lebih lazim di Samudera Pasifik. Tapi setiap lautan bisa menciptakan momok ini. Cepat atau lambat setiap kawasan pantai bisa dihantam tsunami.Momok TsunamiGelombang tsunami memang dikenal sebagai bencana yang paling mematikan dalam sejarah umat manusia. Bencana tsunami yang paling mematikan adalah yang terjadi di Awa, Jepang, pada tahun 1703, yang menewaskan 100.000 orang. Kemudian, di tahun 1782, terjadi tsunami di Laut Cina Selatan yang menewaskan sekitar 40.000 orang.Pada tahun 1883 sekitar 36.500 orang meninggal akibat gelombang tsunami di Laut Jawa Selatan menyusup meletusnya Gunung Krakatau. Kemudian, pada tahun 1868, terjadi tsunami di utara Cili yang menelan korban sekitar 25.000 orang.Menurut US National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), Samudera Pasifik adalah kawasan yang paling rawan tsunami. Tapi tsunami juga terjadi di kawasan lain, termasuk Laut Karibia dan Mediterania, serta Samudera Hindia dan Atlantik.Badai tsunami yang terjadi di lautan Atlantik Utara pada tahun 1775. Tsunami disebabkan gempa di Lisabon ini menewaskan 60.000 orang di Portugal, Spanyol, dan Afrika Utara. Gempa ini menimbulkan tsunami setinggi tujuh meter di Karibia.Karibia telah diterjang tsunami hingga 37 kali sejak 1498. Sebagian ditimbulkan oleh penyebab lokal, sebagian dari jauh, seperti gempa di dekat Portugal. Total korban jiwa akibat bencana tsunami di Karibia ini sekitar 9.500 orang.
(gtp/)











































