4 Anggota Brimob Polda DIY Jadi Korban Tsunami di Aceh
Rabu, 29 Des 2004 14:56 WIB
Yogyakarta -
Empat anggota Brimob Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi korban tewas bencana alam gempa dan gelombang tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Keempat anggota Brimob itu tewas saat menjalankan tugas operasi pemulihan keamanan di daerah Meulaboh.Hal itu disampaikan Kapolda DIY Brigjen Pol Sudirman kepada wartawan seusai acara penutupan pendidikan pembentukan dan pelantikan serta pengambilan sumpah 248 Bintara Polri gelombang II/2004 di Mapolda DIY, Ringroad Utara, Yogyakarta, Rabu (29/12/2004).Sudirman menyatakan, keempat anggota Brimob yang tewas adalah Iptu Gunawan Rahmat, Brigadir Susilo Handoko, Briptu Gunawan dan Abrip Nurdianto. Dari keempat korban tersebut yang telah ditemukan baru satu orang, yaitu Iptu Gunawan Rahmat. Sedangkan tiga orang lagi belum ditemukan dan masih dalam pencarian."Ketiganya masih dilakukan upaya pencarian. Mereka tewas terkena bencana tsunami saat bertugas menjaga keamanan di sebuah pos," kata dia. Namun Sudirman belum bisa memastikan dan belum mengetahui secara persis kapan jenazah tersebut akan tiba di Yogyakarta. "Kita masih terus berupaya melakukan komunikasi dan koordinasi dengan petugas di Aceh," kata Sudirman didampingi Wakapolda DIY Kombes Toto Sunyoto.Menurut Sudirman, jumlah personel anggota Polda DIY yang ditugaskan di Aceh sampai saat ini 360 orang. Sebanyak 240 di antaranya adalah anggota Brimob Polda DIY yang sebagian besar bertugas di Meulaboh. Sisanya sebanyak 120 personel bertugas di bagian Samapta, reserse, intelijen, dan lain-lain.
(asy/)










































