"Aku batal ke Kuwait, karena aku malas ke luar negeri," kata Ahok pada wartawan di Balai Kota, Jumat (18/7/2014). Namun Ahok tak memperjelas alasan mengapa dia tiba-tiba merasa enggan melakukan perjalanan dinas tersebut.
Walau begitu, kader Gerindra itu memastikan DKI akan tetap mengajukan diri menjadi tuan rumah multievent olahraga empat tahunan terbesar di Asia itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Ahok dijadwalkan akan berangkat ke Kuwait pada tanggal Kamis 24 Juli malam dan menandatangani surat penyataan pada Jumat pagi. Setelah itu Ahok sempat mengaku ingin menjajaki peluang kerjasama.
Namun ketika diperjelas kembali soal kerjasama yang ingin dia jajaki, Ahok malah balik bertanya. "Kerjasama apa? Pribadi? Ah yang penting kita tandatangani Asian Games dululah," ucapnya sambil tersenyum.
(ros/ndr)










































