Penetapan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah – Perubahan (APBD-P) DKI 2014 dipastikan mundur dari target. Pengesahan yang semula dijadwalkan pada 24 Juli mundur menjadi Agustus 2014.
"Mau enggak mau (targetnya) direvisi, dimundurkan, karena Plt Gubernur saja baru bisa menyampaikan hari ini. Jadi saya kira maksimal (bisa disahkan) pada Agustus nanti, mungkin sekitar pertengahan," kata Triwisaksana, di Jakarta, Jumat (18/7/2014).
Pada akhir Juni lalu, Ahok sebelumnya menyatakan yakin APBD-P DKI bisa diserap seluruh SKPD dan UKPD jika DPRD mengesahkannya sebelum masa Lebaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Andi Baso, mengatakan APBD-P DKI pada tahun ini berjumlah Rp 72,905 triliun. Total anggaran tambahan pada tahun ini sebesar Rp 905 miliar yang berasal dari Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) 2013 Rp 578 miliar, keuntungan Badan Layanan Umum (BLU) Rp 196 miliar serta sertifikasi guru Rp 128 miliar.
APBDP sedianya akan diprioritaskan untuk peningkatan jalan-jalan yang selalu tergenang, kemudian penambahan KJP, rumah sakit, serta pembangunan pasar-pasar, jalur busway. "Kita mau bikin 15 koridor, nanti juga mau kasih PMP ke PT Transjakarta," ujar Andi Baso.
(ros/aan)










































