Depkes Kehabisan Kantong Mayat
Rabu, 29 Des 2004 13:04 WIB
Jakarta - Departeman Kesehatan (Depkes) mengaku sudah tidak memiliki persediaan kantong mayat lagi. Sebanyak 519 kantong yang tersisa telah dikirimkan ke lokasi gempa dan tsunami di Aceh dan Sumut.Karenanya, Depkes akan meminta bantuan kepada UNICEF dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengirimkan kantong mayat ke Indonesia. Saat ini, kata Ketua Tim penanggulangan Masalah Kesehatan dan Bencana Alam Depkes Naydial Resdal kepada wartawan di Gedung Depkes, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu, (29/12/2004), pemerintah Indonesia membutuhkan sedikitnya 10.000 kantong mayat."Kantong mayat di Indonesia stoknya sudah habis. Kita sudah minta dari UNICEF dan WHO. Mungkin kita cari di Thailand atau Malaysia," ungkap Roesdal.Persedian Depkes terakhir yang tercatat 519 buah, menurutnya, sudah habis dikirimkan ke Aceh pada Selasa, kamarin dan hari ini. Seperti diketahui, jumlah korban tewas akibat gempa dan tsunami di Aceh dan Sumut kini mencapai 32.428 orang. Korban tewas terbesar masih di Kabupaten Aceh Jaya yang diperkirakan 15.000 orang, disusul Banda Aceh sebanyak 9.000 orang.Korban tewas terbesar lainnya di daerah Calung sebanyak 5.000 orang, Kabupaten Pidie sebanyak 1.359 orang, Krueng Mane sebanyak 117 orang, Bireun sebanyak 191 orang, Aceh Timur sebanyak 40 orang, Aceh Utara sebanyak 1.540 orang, Lhokseumawe sebanyak 157 orang, Sabang sebanyak 20 orang, Pulau Nias tercatat 227 orang, Tapanuli Tengah sebanyak 1 orang, Pantai Cermin, Sumut sebanyak 8 orang, dan Ds. Nagan sebanyak 168 orang.Sementara sebanyak 308 dinyatakan hilang, dirawat di rumah sakit sebanyak 602 orang, sebanyak 3.000 unit rumah di Bireun hancur dan jumlah warga yang mengungsi mencapai 50.000 orang.
(umi/)











































