Warga Banda Aceh Panik, Sukarelawan Sangat Sedikit

Warga Banda Aceh Panik, Sukarelawan Sangat Sedikit

- detikNews
Rabu, 29 Des 2004 12:49 WIB
Banda Aceh - Memasuki hari keempat musibah gempa dan gelombang Tsunami, warga kota Banda Aceh bertambah panik. Salah satunya, diakibatkan munculnya isu-isu mengenai akan naiknya kembali gelombang pasang. Mereka juga lelah, sementara bahan pangan belum tersedia. Pemantaua detikcom, kepanikan warga Banda Aceh untuk kesekian kalinya terjadi pada pagi hari, Rabu (29/12/2004). Saat itu, sejumlah orang berlarian sambil berteriak 'air bah, air bah'. Tapi, ternyata air bah itu tidak ada. Kepanikan warga Banda Aceh seperti ini terjadi setiap hari. Teriakan ini sebenarnya datang dari orang-orang yang masih trauma dan shock akibat gulungan Tsunami yang terjadi pada Minggu (26/12/2004) lalu. Mereka tampak stres. Begitu ada gempa susulan, warga langsung panik. Seperti yang terjadi pada Selasa (25/12/2004) malam. Namun, gempa susulan itu tidak terlalu besar. Sementara itu, situasi di kota Banda Aceh masih porak-poranda. Mayat-mayat masih dibiarkan terserak di sejumlah tempat. Kondisi mayat sudah menggelembung. Bau busuk juga sudah menyengat. Para warga sudah tampak lelah, karena mereka masih terus mencari keluarganya. Sedangkan bahan pangan belum cukup tersedia. Karena itu, banyak warga Aceh yang sudah mulai putus asa. Bahkan, kabarnya para warga yang berada di pantai Ulele akan membakar puing-puing bangunan beserta mayat-mayat yang terserak di sana. "Kita sudah tidak kuat lagi untuk mengevakuasi mereka. Semua sudah capek dan lelah, sudah tidak kuat menangani ini," kata Ahmad, salah seorang warga di Ulele.Sebenarnya, di bandara Iskandar Muda sudah datang bantuan-bantuan untuk para korban dan pengungsi. Namun, sampai saat ini bantuan itu masih tampak menumpuk di sana. Pasalnya, tidak ada petugas yang bertugas mendistribusikannya. Selain itu, juga belum diketahui, ke mana bantuan itu akan didistribusikan. Sulitnya distribusi bantuan ini, salah satunya disebabkan terlalu sedikitnya relawan. (asy/)


Berita Terkait