Guide Wall Stasiun MRT Senayan dan Setiabudi Akan Dibangun, Antisipasi Pengurangan Lajur

Guide Wall Stasiun MRT Senayan dan Setiabudi Akan Dibangun, Antisipasi Pengurangan Lajur

- detikNews
Kamis, 17 Jul 2014 21:15 WIB
Guide Wall Stasiun MRT Senayan dan Setiabudi Akan Dibangun, Antisipasi Pengurangan Lajur
Jakarta - Pembangunan stasiun bawah tanah MRT di titik Senayan dan Setiabudi dimulai malam ini. Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta M. Nasir menyatakan, tahapan konstruksi skala besar tersebut akan berimbas pada rekayasa lalu lintas. Pengendara diharapkan tidak kaget saat melintas di koridor Jalan Jenderal Sudirman.

“Persiapan area kerja dimulai malam ini hingga 26 Juli. Area kerja yang kita butuhkan di titik Senayan lebarnya kurang lebih 28 meter, sehingga diperlukan rekayasa lalu lintas,” kata dia saat jumpa pers di Hotel Crowne, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2014).

Dia menjelaskan, dampak lalu lintas yakni adanya pengurangan lebar jalan meski tetap mempertahankan jumlah lajur. “Untuk mempertahankan jumlah lajur kita menggunakan jalur pengganti yang merupakan kompensasi dari jalur hijau dan trotoar yang sudah dibeton,” katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada penutupan akses perpindahan dari/menuju lajur lambat di beberapa titik di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Selain itu jalur lambat akan digeser ke jalan sementara yang dibangun dari “pemangkasan” trotoar, kemudian jalur cepat digeser ke jalur lambat yang lama, serta menggeser jalur busway ke jalur cepat yang lama.

Tahapan permbangunan stasiun Senayan tahap pertama yakni pembuatan Guide Wall mulai 20 Juli, kemudian dilanjutkan dengan Diaphgram Wall (D-Wall), lalu penggalian serta pembangunan struktur utama yang dijadwalkan selesai pada bulan Desember 2015 mendatang.

Adapun tahapan konstruksi di Setiabudi kurang lebih sama. Pekerjaan di titik ini telah dimulai dengan pembongkaran halte TransJ dan JPO Setiabudi yang diperkirakan selesai 30 Agustus mendatang.

“Pekerjaan di Setiabudi serupa, kami akan menyiapkan area kerja 29 meter. Mulai tanggal 17 Juli malam ini kami akan melakukan pekerjaan berupa pengupasan dan perkerasan median jalan, pengecatan marka jalan, dan pergeseran pagar proyek untuk rekayasan lalu lintas,” jelasnya.

Khusus untuk Setiabudi, Nasir mengungkapkan akan ada penyempitan lajur khusus sisi Barat, yakni dari Blok M ke arah Thamrin dari lima lajur regular menjadi 4 lajur ditambah satu lajur busway. Sementara dari sisi sebaliknya, jumlah lajurnya tetap normal, yakni dua lajur lambat, tiga lajur cepat dan satu lajur busway.

(ros/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads