Peneliti Senior LIPI: Yang tak Percaya Quick Count Larinya ke Dukun

Peneliti Senior LIPI: Yang tak Percaya Quick Count Larinya ke Dukun

- detikNews
Kamis, 17 Jul 2014 20:55 WIB
Peneliti Senior LIPI: Yang tak Percaya Quick Count Larinya ke Dukun
Jakarta - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memberikan pandangan terkait kisruh hasil hitung cepat yang berbeda. Dianggap sebagai metode penghitungan paling sederhana, peneliti LIPI mengaku heran dengan banyaknya pihak yang tak mempercayai hasil quick count.

"Semua orang ketika tidak percaya hasil hitung cepat atau survei maka larinya ke dukun. Hitung cepat itu seperti pekerjaan orang bodoh karena seperti kalkulator. Kenapa hal ini jadi diributkan?," ujar peneliti senior LIPI, Hermawan Sulistyo saat diskusi di Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto, Jaksel, Kamis (17/7/2014).

Dalam dunia akademik, menurut Hermawan, tidak ada sampel yang merepresentatif. Namun yang sangat penting adalah ketepatan sampling dan sebarannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian etika, seorang ilmuwan adalah 'scientis' setengah tukang. Intelektual adalah tukang plus plus kompetensi," ungkapnya.

"Intelektual harus mengabdi pada kebenaran dan negara. Sedangkan 'scientist' atau ilmuwan pemerintah mengabdi kepada rezim," pungkas Hermawan.

(rni/idh)


Berita Terkait