Partisipasi Memilih di Jeddah Hanya 1,75 Persen

Partisipasi Memilih di Jeddah Hanya 1,75 Persen

- detikNews
Kamis, 17 Jul 2014 19:44 WIB
Partisipasi Memilih di Jeddah Hanya 1,75 Persen
Jakarta - Tim Jokowi-JK menyayangkan rendahnya partisipasi memilih dalam Pilpres 2014 di Jeddah, Arab Saudi. Di kota yang berada di kawasan Timur Tengah itu, partisipasi memilih WNI dalam Pilpres 2014 hanya 1,75 persen.

"Di tengah animo masyarakat yang ingin menggunakan hak pilihnya, di sini justru sangat rendan hanya 1,7 persen. Ini menurut saya perlu penjelasan," kata saksi Jokowi-JK, Ferry Mursyidan Baldan dalam rapat pleno rekapitulasi luar negeri di kantor KPU Jl Imam Bonjol, Jakpus, Kamis (17/7/2014).

Menanggapi hal itu, ketua Kelompok Kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri (Pokja PPLN) Wahid Supriyadi, menerangkan bahwa tingkat partisipasi WNI di kawasan timur tengah memang rendah dari pemilu ke pemilu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Partisipasi di timur tengah memang dari dulu selalu rendah. Mereka rata-rata domestic worker," ujar Wahid.

Ia menerangkan, PPLN telah berupaya menjaring sebanyak mungkin pemilih baik dengan pos, drop box maupun menyediakan TPS, tapi kendala ada pada WNI sendiri.

"Melalui pos nggak ada jalan karena alamat rumah mereka nggak ada, mereka po box adanya. Kemudian izin mereka keluar sulit, kita selesaikan pakai apapun nggak jalan," ujarnya.

Tak hanya soal fasilitasi penggunaan hak pilih, bahkan dalam sosialisasi saja PPLN kesulitan. "HP nggak boleh pegang. Memang kecenderungan di sana susah," tuturnya.

"Drop box dan pos juga susah. Ini penjelasan umum saja karena memang selama ini selalu begitu, sama seperti di Qatar," imbuh mantan Dubes UEA itu.

Hal senada disampaikan Bawaslu Jeddah, Syamsul yang hadir dalam pleno di KPU. Penyelenggara pemilu menurutnya sudah berupaya mendata sebanyak mungkin WNI, tapi soal partisipasi mereka tidak bisa dijamin.

"(Terkait DPKTb yang tinggi), itu betul ada fotokopi lampiran (identitas) di PPLN Jeddah, ada paspornya," ucap Syamsul menjelaskan soal DPKTb lebih besar dari DPT.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, daftar pemilih di Jeddah ada 107.309 pemilih dengan pengguna suara hanya 11.084 suara. Sehingga partisipasi hanya 1,75 persen.

Untuk perolehan suara, Prabowo-Hatta mendapat 5.626 suara, sementara pasangan Jokowi-JK meraih 5.357 suara.

(bal/trq)


Berita Terkait