NU Minta Semua Pendukung Capres Tenang Jelang Pengumuman KPU 22 Juli

NU Minta Semua Pendukung Capres Tenang Jelang Pengumuman KPU 22 Juli

- detikNews
Kamis, 17 Jul 2014 17:25 WIB
NU Minta Semua Pendukung Capres Tenang Jelang Pengumuman KPU 22 Juli
Jakarta - Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Mustofa Bisri atau Gus Mus meminta semua pihak mendukung Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar dapat bekerja dengan sebaik-baiknya dan menghasilkan keputusan yang benar pada 22 Juli mendatang. Para calon presiden-wakil presiden dan para pendukungnya diharapkan dapat menunjukkan sikap kenegarawanan dan menerima dengan ikhlas apa pun yang menjadi Keputusan KPU.

"Bersama komponen bangsa yang lain, mari kita berusaha mengembalikan suasana persatuan dan persaudaraan kebangsaan sebagaimana semula," kata Gus Mus lewat rilisnya, Kamis (17/7/2014)

Menurut Gus Mus, kesuksesan pilpres menunjukkan kepedulian dan sekaligus harapan rakyat akan masa depan bangsa dan negara yang lebih baik. Dan kita sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada rakyat yang telah berpartisipasi dalam ‘Pesta Demokrasi’ dengan memilih calon presiden-wakil presiden sesuai nuraninya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ikhtiar dan upaya untuk melaksanakan kewajiban sebagai warga negara untuk menentukan pemimpin bangsa, nasbul imaamah, telah kita lakukan dengan baik sesuai aturan yang disepakati. Kini tinggal menunggu kelanjutan proses penghitungan suara dan pengumuman dari pihak yang berwenang, Komisi Pemilihan Umum, sambil berdoa semoga semuanya berjalan lancar tanpa ada gangguan suatu apa, sesuai harapan kita bersama," terangnya.

Gus Mus juga berharap kepada media-media nasional untuk berperan menyukseskan pelaksanaan pilpres yang bersih dan aman. Pers diharapkan dapat ikut mempelopori upaya-upaya mengembalikan kondisi kerukunan dan persatuan, bagi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik,” kata Gus Mus.

Gus Mus juga menginstruksikan kepada pengurus dan warga NU di semua jajaran, khususnya para kiai NU di mana pun berada, untuk membantu mengkondisikan suasana yang aman dan damai di masyarakat bagi menjaga ukhuwwah wathaniah dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Semoga Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang mengampuni dan merahmati serta memberi kekuatan lahir batin kepada kita Bangsa Indonesia," pungkas Pengasuh Pesantren Roudlotut Tholibin itu.

(fiq/try)


Berita Terkait