Pantauan di lokasi, Kepala BPOM Roy Sparringa mengambil beberapa makanan milik pedagang untuk dijadikan sampel. Makanan tersebut langsung dibawa ke mobil lab untuk diuji.
Hasilnya, makanan yang dijual di pasar tersebut banyak mengandung bahan berbahaya seperti borax, formalin dan pewarna tekstil. Makanan yang mengandung pewarna tekstil antara lain bolu warna-warni, kolak dan kerupuk padang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sidak ini menunjukkan memang ada zat yang mengandung bahan berbahaya, dan ada juga yang tidak berbahaya," kata Roy di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (17/7/2014).
Pedagang-pedagang di Pasar Rawamangun tampak santai menanggapi sidak tersebut. Meski tak sedikit barang dagangan mereka mengandung bahan berbahaya, para pedagang yang mayoritas ibu-ibu ini tidak khawatir.
"Saya sih nggak keberatan, orang saya cuma jualin. Bos saya belum datang," kata pedagang kerupuk padang berwarna pink dan mi basah, Eneng (25).
Pengakuan serupa dikatakan penjual makanan basah, Mesti (47). "Saya sih nggak masalah dengan adanya sidak ini. Soalnya saya jual makanan yang aman jadi saya nggak takut," katanya.
Roy dan beberapa stafnya kemudian meninggalkan Pasar Rawamangun. Masih ada beberapa pasar lagi yang akan disasarnya.
(kff/nrl)










































