Dua kelompok masyarakat melakukan demo secara bersama-sama di depan kedutaan Amerika Serikat (AS). Demonstrasi ini mengecam serangan Israel ke Palestina dan menolak kedatangan mantan presiden AS Bill Clinton.
Kelompok pertama berasal dari Solidaritas Rakyat Indonesia untuk Palestina (SRIP), Relawan Kesehatan Indonesia (REKAN), formasi IISIP dan perempuan Mahardhika yang berjumlah belasan orang.
"Konflik palesina Bukan konflik agama, melainkan lebih pada kepentingan imperialisme amerika," ujar perwakilan kelompok ini dalam orasinya, dilanjutkan dengan nyanyian 'Amerika Budak Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menolak kedatangan Bill Clinton, karena bill clinton merupakan antek amerika," ujar orator GPII, Nanang Qosim (35).
Setelah selesai berdemo, para pemuda dari GPII yang berjumlah belasan ini melakukan sholat di depan kedutaan Amerika
lalu lintas di depan kedutaan besar Amerika sendiri tidak terpengaruh dengan adanya demo-demo ini. Demo berjalan damai ini dikawal oleh polisi beserta puluhan anggota Brimob.
(fiq/fiq)











































