"Tidak terpengaruh. Pelaku bisnis, pemerintah tetap menghormati dan memberikan hak demokrasi ke rakyat Indonesia sepenuhnya, " kata Dubes Indonesia untuk Inggris, TM Hamzah Thayeb kepada detikcom di sela-sela perhelatan Farnborough International Airshow di London, Inggris, Kamis (17/7/2014).
Terkait antusiasme peserta pemilu, Hamzah mengakui warga Indonesia di Inggris lebih banyak mencoblos saat Pilpres dibanding Pileg 2014. Seperti yang terlihat di KBRI Inggris di London yang mencapai lebih dari 1000 orang. Selain itu, Kedubes juga jemput bola dengan mengirim kertas suara via pos ke pelosok Inggris, di manapun penduduk Indonesia terdaftar. Adapun hari pencoblosan dilaksanakan pada 5 Juli karena bertepatan dengan hari libur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang mahasiswa Indonesia, Putra Sianipar mengakui jika atmofsir demokrasi di Inggris sangat terasa. Dia mengaku tak mencoblos saat Pileg, tapi pilpres ikut memilih capres 2014-2019.
"Saya datang ke KBRI pukul 16.30 masih ada orang yang mau mencoblos juga. Padahal mau tutup," ujar Putra yang mengambil kuliah hukum bisnis internasional itu.
(asp/fiq)











































