Untuk mengusut tabrakan kereta api inspeksi dan truk crane, polisi memeriksa sejumlah saksi. Sopir crane seharusnya juga diperiksa karena mengetahui kejadian tersebut. Sayang, ia menghilang usai kejadian.
"Sopir crane melarikan diri," kata Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki kepada detikcom, Kamis (17/7/2014).
"Ada warga yang mengetahui (sopir crane kabur). Sedangkan temannya (Abdul Mufid), itu bukan operator atau sopir crane, melainkan seorang sopir trailer," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban tewas lainnya adalah masinis Rinda Bagus Sujarmanto (23).
Tabrakan terjadi sekitar pukul 22.45 WIB, Rabu (16/7) di perlintasan Jalan Raya Banjarkemantren, Buduran, Sidoarjo. KA melaju dari arah selatan menuju Surabaya, sedangkan truk crana melintas dari arah timur menuju utara. Bagian depan KA rusak parah akibat kejadian tersebut. Palang pintu perlintasan juga rusak parah.
(fat/try)










































