Ramadhan Pohan: Bergabung ke Jokowi? No, Thanks!

Ramadhan Pohan: Bergabung ke Jokowi? No, Thanks!

- detikNews
Kamis, 17 Jul 2014 08:08 WIB
Ramadhan Pohan: Bergabung ke Jokowi? No, Thanks!
Jakarta - Elite Partai Demokrat, yakni Hayono Isman dan Ruhut Sitompul, melihat kemungkinan partainya bakal berpaling dari koalisi permanen Prabowo-Hatta dan bergabung ke Jokowi-JK. Kubu Demokrat pro Prabowo merespon.

"Bergabung ke Jokowi? No, thanks!" kata Wasekjen Demokrat Ramadhan Pohan kepada detikcom, Rabu (16/7/2014).

Pohan masih berkukuh partainya bakal tetap di koalisi permanen. Bahkan jika koalisinya harus di luar pemerintahan, Demokrat akan menjalaninya dengan penuh komitmen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah nanti jika pun harus di luar, insya Allah kami berjuang sama baik," kata Ramadhan.

Segala prediksi koalisi tak diambil pusing olehnya. Meski begitu, Ramadhan yakin Prabowo-Hatta bakal menjuarai Pilpres dengan selisih maksimal 3 persen.

"Tapi, kok Jokowi yakin menang gitu ya? Hitungan kami, Prabowo menang selisih 2-3 persen," ujarnya.

Hayono dan Ruhut menyampaikan pandangan terhadap kemungkinan merapatnya Demokrat ke Jokowi-JK, Jokowi sendiri menyatakan kubunya terbuka terhadap pihak-pihak yang ingin menyusul bergabung ke barisannya. Jokoei juga mengatakan timnya sudah menjalin komunikasi dengan salah satu parpol pendukung Prabowo-Hatta.

"Saya belum, tapi tim sudah," jawab Jokowi di DPD PDIP Banten, Serang, Banten, Rabu (16/7).

"Parpol mana, Pak? Apa parpol yang tak ikut deklarasi koalisi permanen?" tanya wartawan.

"Ya, he he," jawab Jokowi.

Dalam deklarasi Koalisi Permanen Merah Putih, ada 7 parpol yang ikut serta. Dari 7 parpol, dari Partai Demokrat hanya terlihat Ketua DPD DKI Nachrowi Ramli dan Wasekjen Andi Nurpati. Sedangkan Gerindra, Golkar, PKS, PPP, PAN, dan PBB menghadirkan ketum dan sekjennya.

(dnu/vid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads