"Bukan untuk intimidasi apalagi rusuh. Kita ingin kawal dengan damai. Kita lihat nanti, kalau situasinya kondusif, bisa kita turunkan 5 ribu sampai 10 ribu," ujar Said usai acara aksi solidaritas buruh untuk Palestina di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (16/7/2014).
Said menegaskan, para buruh akan berkumpul di KPU pusat dan daerah di sejumlah titik di seluruh Indonesia. Said berharap mengumpulnya buruh ini bisa mengimbangi massa dari Jokowi-JK, karena KSPI mendukung Prabowo-Hatta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjutnya, Said menyebutkan, kalangan buruh pendukung Prabowo saat ini juga ikut mengawal perolehan suara pasangan Prabowo-Hatta di berbagai daerah. Cara ini dilakukan agar menjaga proses Pilpres yang bersih.
"Demokrasi kita tidak boleh dibajak. Kita memastikan tidak dibajak. Kita tunggu 22 Juli," sebutnya.
(hat/vid)











































