Ribuan Buruh Ingin Kawal Penghitungan Suara di KPU 22 Juli Nanti

Ribuan Buruh Ingin Kawal Penghitungan Suara di KPU 22 Juli Nanti

- detikNews
Rabu, 16 Jul 2014 19:59 WIB
Ribuan Buruh Ingin Kawal Penghitungan Suara di KPU 22 Juli Nanti
Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan pihaknya bakal mengerahkan buruh hingga 10 ribu orang untuk mengawal perhitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli nanti. Namun, Said mengatakan aksi ini bukan bentuk intimidasi.

"Bukan untuk intimidasi apalagi rusuh. Kita ingin kawal dengan damai. Kita lihat nanti, kalau situasinya kondusif, bisa kita turunkan 5 ribu sampai 10 ribu," ujar Said usai acara aksi solidaritas buruh untuk Palestina di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (16/7/2014).

Said menegaskan, para buruh akan berkumpul di KPU pusat dan daerah di sejumlah titik di seluruh Indonesia. Said berharap mengumpulnya buruh ini bisa mengimbangi massa dari Jokowi-JK, karena KSPI mendukung Prabowo-Hatta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami ini punya kepentingan. Pak Prabowo telah menandatangani Sepultura, yaitu sepuluh tuntutan rakyat, salah satunya upah yang layak bagi para buruh," ujar Said.

Lanjutnya, Said menyebutkan, kalangan buruh pendukung Prabowo saat ini juga ikut mengawal perolehan suara pasangan Prabowo-Hatta di berbagai daerah. Cara ini dilakukan agar menjaga proses Pilpres yang bersih.

"Demokrasi kita tidak boleh dibajak. Kita memastikan tidak dibajak. Kita tunggu 22 Juli," sebutnya.

(hat/vid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads