Hal itu disampaikan Prabowo dihadapan para kiai sepuh dan pengasuh pondok pesantren besar di Jawa Timur, pada acara silaturahmi dengan pengurus PWNU Jatim dan kiai sepuh di aula kantor PWNU Jatim, Jalan Masjid Al Akbar Timur, Surabaya, Rabu (16/7/2014).
"Kami merasa sekarang ini walaupun pemilihan presiden hanya ada 2 (pasangan calon), tapi rasanya ada kekuatan besar yang ingin ikut campur mempengaruhi bangsa ini," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada kekuatan asing dan besar yang berupaya membentuk opini, yang sebetulnya justru menyimpang daripada kedaulatan dan roh demokrasi itu sendiri," tegasnya.
"Kita percaya saudara-saudara tidak terpengaruh ancaman, intimidasi, dari praktek dan budaya lain. Kita perjuangkan kekayan bangsa Indonesia untuk rakyat Indonesia," terangnya.
Terkait mengenai hasil Pilpres 2014 ini, Prabowo optimis capres-cawapres nomor urut 1 ini unggul dibandingkan pasangan Jokowi-JK.
"Kami tidak ada niat untuk mengklaim, walaupun angka-angkanya ada di atas (unggul)," tandasnya.
Dalam acara silaturrahmi dengan para kiai sepuh dan pengasuh pondok pesantren besar di Jawa Timur serta pengurus PWNU Jatim (lengkap pengurus tanfidzyah maupun syuriyah), Prabowo didampingi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Mahfud MD, Ali Maskur Moesa, dan tim suksenya. Prabowo mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungannya dari para kiai maupun masyarakat.
(roi/try)










































