Safari Ramadan Keliling Jawa, Agung Laksono Dorong Perkembangan Daerah

Safari Ramadan Keliling Jawa, Agung Laksono Dorong Perkembangan Daerah

- detikNews
Rabu, 16 Jul 2014 18:18 WIB
Situbondo - Menko Kesra Agung Laksono menutup perjalanan Safari Ramadan keliling Jawa hari ini di Situbondo, Jawa Timur. Dalam sambutannya, Agung berpesan agar pemda senantiasa mendorong pembangunan daerahnya agar tidak terlampau jauh ketinggalan.

"Saya berharap Situbondo mampu mengejar ketertinggalan dibanding daerah lain. Mengingat daerah ini memiliki potensi yang besar. Pemda harus mengoptimalkan dan mengkapitalisasi aset seperti laut dan alam wisatanya," pesan Agung di Pendopo Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu (16/7/2014).

"Perlu dorongan juga dari pemerintah. Situbondo yang letaknya di timur Jawa harus maju juga seperti daerah pusat, apalagi ini juga menjadi daerah perlintasan jalur Pantura," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum bertolak dan berbuka puasa di lokasi ini, Agung beserta rombongan juga sempat mengunjungi Rumah Perbaikan Gizi yang diprakarsai Dinas Kesehatan Jatim. Mantan Menpora era Soeharto ini memuji langkah Pemda setempat atas inisiatif dan kepeduliannya terhadap balita yang mengalami gizi buruk.

"Kami juga sempat mengunjungi rumah perbaikan gizi. Kami sangat gembira karena ini satu-satunya yang saya temukan di Jatim ini. Sangat penting juga karena anak balita usia 1-3 tahun itu gizinya perlu dipenuhi, itu masa golden age. Saya kira langkah ini sangat produktif sekali," puji Agung.

Di acara ini Agung turut memberikan bantuan. Adapun bantuan dari Kemenko Kesra berupa 100 karung beras super dengan berat 5 kilogram. Selanjutnya bantuan dari Kemenag berupa biaya operasional sekolah senilai Rp 18.852.160.000, bantuan dana untuk siswa miskin senilai Rp 3.774.950.000 dan bantuan Al Quran.

Kemendikbud juga memberi bantuan seperti dana dari dirjen pendidikan menengah sebesar Rp 22.075.128.000, dana dari dirjen pendidikan dasar senilai Rp 262.716.961.000 dan bantuan dari dirjen PAUDNI sejumlah Rp 6.101.054.000. Sementara itu Kemenkes juga menyalurkan sejumlah bantuan berupa 20 penjernih air keramik, 2 ton MP-ASI dan paket obat-obatan.

Bantuan juga diberikan oleh PNPM sejumlah Rp 21.650 miliar, 500 paket sembako dari BRI, 100 beasiswa senilai Rp 1 juta dari BPJS Ketenagakerjaan, 100 kaleng daging cornet dari Rumah Zakat, bantuan ternak sapi senilai Rp 100 juta dan bantuan pendidikan untuk Bazda Jatim senilai Rp 100 juta. Terakhir bantuan pun diberikan oleh BKKBN, Kimia Farma, Unilever, PT Harsen dan PT Sampoerna.

"Kunjungan Safari Ramadan dimulai dari tanggal 11 Juli lalu dan ini (Situbondo) merupakan rangkaian penutup estafet sebelum kembali ke Jakarta. Namun, hari Sabtu kami akan meninjau ke Cilegon," pungkasnya.

Pagi ini Agung juga menyempatkan diri meninjau pameran kreatifitas dan kesenian di Gedung Sentra Bordir dan UKM, Kabupaten Pasuruan.

(aws/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads