Kalah di 6 Kecamatan, Saksi Kubu Prabowo Protes

Kalah di 6 Kecamatan, Saksi Kubu Prabowo Protes

- detikNews
Rabu, 16 Jul 2014 16:41 WIB
Kalah di 6 Kecamatan, Saksi Kubu Prabowo Protes
Jakarta - Dari hasil rekapitulasi perolehan suara pemilihan presiden di Jakarta Barat, pasangan Jokowi-JK menang di 6 kecamatan. Banjir protes pun bermunculan dari saksi kubu Prabowo-Hatta.

Setelah memprotes adanya kecurangan di TPS Duri Kosambi, protes dari saksi Agung Setiarso juga terjadi ketika selesai rekapitulasi di Kecamatan Kebon Jeruk. Menurutnya ada pelanggaran yang terjadi di TPS 23 Kedoya Selatan. Menurutnya di TPS tersebut anggota KPPS terang-terangan mengajak memilih calon presiden tertentu.

"Kali ini saya temukan pelanggaran di TPS 23. Karena di TPS tersebut petugas KPPS berfoto bersama kemudian mengangkat jarinya. Itu sebagai bentuk mempengaruhi para pemilih. Apa tindak lanjut PPK?," ujar Agung di depan ketua KPUD dan Panwaslu yang hadir di rapat pleno di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat, Rabu (16/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi hal itu, Ketua KPUD Sunardi Sutrisno mengatakan untuk masalah pelanggaran sebaiknya disampaikan ke Panwaslu. "Saya kira memang untuk pelanggaran sebaiknya direkomendasikan ke Panwas atau bawaslu," ujarnya.

"Untuk ditingkat kota belum menerima laporan kecurangan di TPS 23. Baik di panwascam," jawab Ketua Panwaslu Jakbar, Abdul Rouf.

Sunardi lalu meminta ketua PPK Kedoya Selatan, Sumardi Ramelan menjelaskan soal pelanggaran tersebut. Sumardi lalu mengatakan, soal pelanggaran sudah diperiksa oleh Panwaslu dan tidak adanya kesengajaan untuk menjadi timses salah-satu calon.

"Di Kedoya Elok udah kita tindaklanjuti. Tidak ada unsur jadi ketua tim, sudah kita tanyakan. Pak RW nya, pak Haji Dali juga sudah konfirmasi mereka bukan tim sukses calon presiden manapun. Jadi kalau dari tim nomor 1 masih keberatan, sebaiknya disampaikan kembali kepada Panwaslu," jawab Sumardi.

Tidak berhenti disitu. Pada saat rekapitulasi kotak suara kecamatan Kalideres, saksi Agung juga mengatakan adanya temuan pemilih ganda di daerah Kalideres. "Di TPS 103 kita temukan soal pemilih ganda. Gimana klarifikasinya?," tanya Agung.

"Kita tidak ada laporan soal itu. Tapi kita hanya mendapat laporan soal kurangnya surat suara," jawab ketua Panwaslu.

(spt/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads