Persepi: Lembaga Quick Count di Bawah Aropi Juga Perlu Diaudit

Persepi: Lembaga Quick Count di Bawah Aropi Juga Perlu Diaudit

- detikNews
Rabu, 16 Jul 2014 14:52 WIB
Persepi: Lembaga Quick Count di Bawah Aropi Juga Perlu Diaudit
Proses audit quick count Persepi di Hotel Sari Pan Pacific
Jakarta - Wakil Ketua Perhimpunan Survei Opini Publik (Persepi), M Qodari, mempertanyakan proses sigi hitung cepat Pilpres 2014 yang dilakukan oleh lembaga lain yang berada di luar Persepi. Menurutnya, lembaga survei tersebut juga perlu diaudit agar ada transparansi.

Lembaga survei lain di luar Persepi adalah Lembaga Survei Nasional (LSN), Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Indonesia Research Center (IRC), Litbang Kompas, dan RRI.

"Lingkaran Survei Indonesia, LSN, IRC juga harus diaudit. Kompas, RRI juga. Jangan hanya lembaga di bawah Persepi saja yang diaudit," ujar Qodari di Istana Ballroom, Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Rabu (16/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih jauh ia menuturkan, lembaga survei tersebut dapat diaudit oleh asosiasi yang menaunginya. "LSI dan LSN bisa diaudit oleh Aropi (Asosiasi Riset Opini Publik)," ujarnya.

Menurutnya, lembaga lain yang tidak termasuk anggota Aropi, bisa diaudit oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). "Lembaga lain bisa saja diajukan untuk diaudit oleh DKPP, atau kita usulkan KPU membentuk komite independen untuk mengaudit," kata Qodari.

Minggu lalu, kelima lembaga tersebut turut menggelar hitung cepat Pilpres 2014. Hasil hitung cepat LSI, Litbang Kompas, dan RRI memenangkan kubu Jokowi-JK. Sedangkan IRC dan LSN, mengunggulkan Prabowo-Hatta.

(trq/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads