Lembaga survei lain di luar Persepi adalah Lembaga Survei Nasional (LSN), Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Indonesia Research Center (IRC), Litbang Kompas, dan RRI.
"Lingkaran Survei Indonesia, LSN, IRC juga harus diaudit. Kompas, RRI juga. Jangan hanya lembaga di bawah Persepi saja yang diaudit," ujar Qodari di Istana Ballroom, Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Rabu (16/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, lembaga lain yang tidak termasuk anggota Aropi, bisa diaudit oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). "Lembaga lain bisa saja diajukan untuk diaudit oleh DKPP, atau kita usulkan KPU membentuk komite independen untuk mengaudit," kata Qodari.
Minggu lalu, kelima lembaga tersebut turut menggelar hitung cepat Pilpres 2014. Hasil hitung cepat LSI, Litbang Kompas, dan RRI memenangkan kubu Jokowi-JK. Sedangkan IRC dan LSN, mengunggulkan Prabowo-Hatta.
(trq/trq)











































