Saksi Tim Prabowo Protes Soal Surat Suara di TPS Duri Kosambi

Rekapitulasi KPUD Jakbar

Saksi Tim Prabowo Protes Soal Surat Suara di TPS Duri Kosambi

- detikNews
Rabu, 16 Jul 2014 14:26 WIB
Saksi Tim Prabowo Protes Soal Surat Suara di TPS Duri Kosambi
Jakarta -

KPUD Jakarta Barat menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu Presiden 2014 di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat. Penghitungan pertama dimulai dari Kecamatan Cengkareng.

Dari hasil penghitungan, hasil suara di Kecamatan Cengkareng pasangan Jokowi-JK menang dengan 169.742 suara. Sedangkan Prabowo-Hatta hanya mendapatkan 93.992 suara.

Setelah itu, Ketua KPUD Jakarta Barat Sunardi Sutrisno mempersilakan para saksi apakah ada tanggapan. Dan kesempatan itu dimanfaatkan oleh saksi dari tim Prabowo-Hatta sampaikan tanggapannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak penggunaan surat suara tidak wajar di TPS. Salah satunya di TPS Duri Kosambi yang jumlah dpt 683 tapi surat suara sahnya 803. Bagaimana mungkin itu bisa terjadi. Di TPS Cengkareng Barat juga ada," ujar salah satu saksi Agung, Rabu (16/7/2014).

Mendengar hal itu, Sunardi selaku ketua menjelaskan, bahwa soal surat suara do TPS Duri Kosambi sudah dilaporkan dan sudah diperiksa oleh Bawaslu. Dan dalam pemeriksaan itu tidak ada ditemukan pelanggaran.

"Bawaslu sudah panggil KPPS dan di sana sudah diklarifikasi dan ditunjukkan bukti-bukti ada. Dan ada berita acaranya. Dari hasil pemeriksaan Bawaslu, tidak terbuti," ujar Sunardi.

Mendengar hal itu, Agung malah mempertanyakan kenapa saksi tidak diundang dalam tahap pemeriksaan Bawaslu. "Kenapa saksi tidak diundang?"ujarnya.

"Dari surat dari Bawaslu hanya ditujukkan kepada ketua KPUD, KPPS dan TPS," jawab Sunardi.

"Kita akui ada kelebihan dan digunakan pemilih, masyarakat banyak secara konstitusi berhak memilih, maka jumlah keseluruhan 803. Pemilih yang datang lebih dari 803. Maka dialihkan ke TPS lain," tambah Sunardi.

(spt/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads