Pembuat Situs kawalpemilu.org 2 Alumni Olimpiade Komputer di Silicon Valley

Pembuat Situs kawalpemilu.org 2 Alumni Olimpiade Komputer di Silicon Valley

- detikNews
Rabu, 16 Jul 2014 13:55 WIB
Pembuat Situs kawalpemilu.org 2 Alumni Olimpiade Komputer di Silicon Valley
Jakarta - Situs kawalpemilu.org marak dibicarakan di dunia maya untuk mengawasi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari rekapitulasi hasil scan formulir C1. Namun, dua anak muda yang membuat software-nya malah emoh diekspose.

"Yang bikin bukan saya, yang bikin 2 teman saya, kerja di Silicon Valley, alumni TOKI (Tim Olimpiade Komputer Indonesia) tahun.. berapa ya..? Rahasia, namanya juga rahasia," kata Ainun Najib (28), koordinator crowd sourcing kawalpemilu.org saat berbincang dengan detikcom, Rabu (16/7/2014).

Ketika ditanya mengapa kedua temannya itu tidak mau disebutkan namanya, Ainun menjawab, "Ya nggak mau aja, mereka down to earth banget. Padahal saya sudah bilang ini sepertinya bakal ramai di media. Jadinya saya yang ditunjuk jadi koordinatornya, diwawancarai seperti ini".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ainun dan kawan-kawannya memiliki harapan bahwa situs kawalpemilu.org di masa depan tidak diperlukan lagi. Dia optimis KPU akan mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi pada pemilu 5 tahun lagi.

"5 Tahun ke depan saya harap sudah tidak perlu. Karena sudah dilakukan KPU, harapan kami sudah bagus untuk penghitungannya menggunakan IT," jelas lulusan Computer Engineering Nanyang Technological University (NTU) tahun 2007 yang sudah 7 tahun bekerja di perusahaan IT di Singapura ini.

Sistem pemilihan pada 5 tahun ke depan memang belum bisa menggunakan IT seperti di AS karena di tingkat desa dan kecamatan terpencil masih sulit infrastruktur internet. Minimal penghitungan suara, sudah bisa direkapitulasi menggunakan IT.

"Penghitungan bisa menggunakan IT, jadi nggak manual lagi. Asalkan presiden yang baru terpilih punya komitmen mengintegrasikan sistem IT ke pemerintahan, atau e-government. E-government ini penting sekali," ujar alumni Tim Olimpiade Matematika Indonesia ini.

(nwk/asy)


Berita Terkait