Persepi Akan Rekomendasikan Pencoretan Puskaptis ke KPU

Persepi Akan Rekomendasikan Pencoretan Puskaptis ke KPU

- detikNews
Rabu, 16 Jul 2014 13:48 WIB
Persepi Akan Rekomendasikan Pencoretan Puskaptis ke KPU
Jakarta - Ketua Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik (Persepi), Hamdi Muluk, mengatakan akan memberikan rekomendasi ke KPU terkait Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) yang mangkir dari undangan audit hasil hitung cepat Pilpres 2014.

"Persepi akan kasih rekomendasi ke KPU (Komisi Pemilihan Umum), tapi KPU yang berwenang untuk mencoret dari daftar (lembaga survei) atau tidak," ujar Hamdi ketika diwawancarai di Istana Ballroom, Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Rabu (16/7/2014).

Rekomendasi tersebut nantinya dapat mempengaruhi kredibilitas Puskaptis terkait pelaksanaan hitung cepat Pilpres 2014. Disamping rekomendasi ke KPU, Persepi juga akan memberikan sanksi untuk mengeluarkan Puskaptis dari keanggotaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut situs http://kpu.go.id">kpu.go.id, tercatat 56 lembaga survei yang mendaftar untuk menggelar hitung cepat. Salah satu lembaga survei tersebut adalah Puskaptis. Minggu lalu, Puskaptis merilis hasil hitung cepat Pilpres 2014 yang mengunggulkan pasangan Prabowo-Hatta dengan tingkat elektabilitas 52,05 persen jauh di atas pasangan Jokowi-JK yang memperoleh 47,95 persen.

Hasil tersebut berbeda dengan enam lembaga survei lainnya di bawah naungan Persepi, yang mengunggulkan pasangan Jokowi-JK dengan selisih berkisar 5 persen. Keenam lembaga tersebut adalah CSIS-Cyrus Network, LSI, SMRC, Indikator Politik, Populi Center, dan Poltracking.

Mereka hadir memenuhi undangan audit hitung cepat Pilpres 2014 dari Persepi. Hasil dari audit tersebut, metodologi yang digunakan lembaga-lembaga tersebut dapat dipertanggungjawabkan.

(trq/trq)


Berita Terkait