"Persepi akan kasih rekomendasi ke KPU (Komisi Pemilihan Umum), tapi KPU yang berwenang untuk mencoret dari daftar (lembaga survei) atau tidak," ujar Hamdi ketika diwawancarai di Istana Ballroom, Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Rabu (16/7/2014).
Rekomendasi tersebut nantinya dapat mempengaruhi kredibilitas Puskaptis terkait pelaksanaan hitung cepat Pilpres 2014. Disamping rekomendasi ke KPU, Persepi juga akan memberikan sanksi untuk mengeluarkan Puskaptis dari keanggotaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil tersebut berbeda dengan enam lembaga survei lainnya di bawah naungan Persepi, yang mengunggulkan pasangan Jokowi-JK dengan selisih berkisar 5 persen. Keenam lembaga tersebut adalah CSIS-Cyrus Network, LSI, SMRC, Indikator Politik, Populi Center, dan Poltracking.
Mereka hadir memenuhi undangan audit hitung cepat Pilpres 2014 dari Persepi. Hasil dari audit tersebut, metodologi yang digunakan lembaga-lembaga tersebut dapat dipertanggungjawabkan.
(trq/trq)











































