"Orang-orang biasanya sudah punya langganan sendiri, misalnya PO tertentu sehingga kadang-kadang di terminal banyak penumpang. Bus ada tapi penumpang enggak mau naik bus itu karena ingin naik bus langganan mereka. Tambah runyam lagi kalau bus langganan mereka terhambat masuk ke Jakarta," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Akbar, di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (16/7/2014).
Demi menunjang kelancaran arus mudik dan arus balik, Akbar menjelaskan Dishub telah menyiapkan bus tambahan berupa 210 unit bus kota dan 265 bus pariwisata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(aan/nrl)










































