"Perlu diwaspadai," kata Kapolri Jenderal Sutarman, di Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (16/7/2014).
Jenderal Sutarman tidak merinci berapa orang warga negara Indonesia yang telah masuk ke negara yang tengah berkecamuk perang sipil itu. Alasannya, informasi tersebut bagian dari konsumsi pihaknya saja. Termasuk saat disinggung
visa yang digunakan mereka untuk pergi ke negeri Syam tersebut.
"Itu masih menjadi rahasia kita," kata Kapolri.
Sementara itu, sumber detikcom di kepolisian mengatakan jumlah mereka yang tercatat berangkat ke Suriah sebanyak 42 orang. Mereka menggunakan berbagai macam visa untuk sampai ke wilayah yang mereka sebut sebagai jihad.
"Ada visa pendidikan, ada juga yang bantuan sosial dan kemanusiaan," bisik perwira polisi tersebut.
(ahy/ndr)











































