Hal itu disampaikan Deddy pada wartawan seusai Salat Tarawih di Pengadilan Tinggi Jabar, Jalan Surapati, Selasa (15/7/2014).
"Tanya sama Pak Mendagri, gubernur dan KPK. Ada yang saya langgar enggak? Kalau ada, pasti Mendagri akan kontak saya, akan menegur," ujar Deddy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya konfirmasi ke KPK, mereka tidak meminta saya untuk itu kok," katanya.
Menanggapi komentar bahwa dirinya tidak fokus atau kinerja menurun karena bermain sinetron, Deddy balik menantang.
"Coba tolong kasih tau saya tidak fokusnya seperti apa, kinerja menurun itu bagaimana? Tanya protokoler, apa pernah saya meninggalkan pekerjaan saya," katanya.
Deddy pun menanggapi santai ramainya pemberitaan soal dirinya dan mengaitkannya sebagai politisasi karena dirinya adalah tim pemenangan Prabowo-Hatta yang diklaim menang di Jabar.
"Saya yang bersangkutan saja santai, mendagri santai, KPK juga santai. Yang bikin heboh kan media. Sebetulnya enggak ada apa-apa. Ini karena Prabowo menang telak," katanya.
Soal penghasilannya dari bermain sinetron, menurutnya KPK pasti akan mengetahuinya karena setiapp tahun ia pasti melaporkan harta kekayaannya.
"Nanti April tahun depan saya lapor. KPK pasti akan tahu," katanya
(tya/fdn)











































