Perhimpunan Survei Opini Publik (Persepi) tengah menggelar audit terhadap lembaga survei penggelar hitung cepat (quick count). Hasil sementara, SMRC dinilai relatif paling baik di antara lembaga lainnya.
"Yang paling bagus samplingnya SMRC. Meski CSIS-Cyrus sudah benar juga. SMRC lebih rapi dengan sampel 4.000 TPS," kata anggota Dewan Etik Persepi Hamdi Muluk kepada detikcom, Selasa (15/7/2014).
Hamdi menjelaskan, audit terhadap SMRC masing berlangsung. Pagi sebelum SMRC diaudit, CSIS-Cyrus telah diaudit lebih dahulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komponen-komponen yang diverifikasi Persepi meliputi manajemen lembaga. Persepi melakukan pengecekan dokumentasi kegiatan lembaga yang bersangkutan, seperti kegiatan pelatihan atau uji coba penelitian. "Kegiatan seperti ini harus well managed," kata Hamdi.
Komponen lainnya yang dikulik Persepi adalah data quick count yang dipakai lembaga bersangkutan.
"SMRC menggunakan cara data per provinsi dirandom. Errornya lebih kecil. Meski yang tadi pagi, CSIS-Cyrus errornya dihitung juga, secara metodologi semua masih benar. Komponennya auditable semua. Samplingnya benar," tutur Hamdi.
Persepi juga membandingkan data yang diperoleh lembaga quick count dengan berkas C1 resmi. Dengan demikian, akurasi data lembaga quick count dapat dikomparasi dan dinilai.
(dnu/trq)











































