"Mau Ramadan, lebaran, hari Minggu, hari libur tetap nggak ngaruh. Dagangan kita tetap sepi," kata salah seorang pedagang, Isma (21) di lantai 2 Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2014).
Hal serupa juga dikatakan pedagang asal Padang, Inang. Inang mengaku tak mendapat pemasukan sama sekali sejak 2 hari yang lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mending kalau PKL nggak benar-benar dibersihin, Blok G ditutup aja. Kita juga turun sekalian di jalan," kata Isma.
Suasana di Blok G memang sepi. Di lantai 2 dan lantai 3 terlihat lengang. Kios-kios banyak yang tutup dan terkunci rapat. Tak sedikit di antara kios-kios tersebut yang pintunya telah dipasang surat peringatan dari pengelola pasar Blok G. Surat peringatan tersebut tertanggal 26 Juni 2014 dan berbatas waktu 3 hari.
Pemandangan berbeda terlihat di kawasan blok A, blok B dan Metro. Di sana, pengunjung sangat banyak hingga membuat sesak. Jalanan pun macet karena aktivitas pembeli yang ramai.
(kff/mad)











































