Blusukan Bima Arya di Bogor: Ngawangkong Hingga Jadi Pembina Upacara

Blusukan Bima Arya di Bogor: Ngawangkong Hingga Jadi Pembina Upacara

- detikNews
Selasa, 15 Jul 2014 12:21 WIB
Blusukan Bima Arya di Bogor: Ngawangkong Hingga Jadi Pembina Upacara
dok. Pemkot Bogor
Jakarta - Menemui warga untuk mendengar langsung permasalahan mereka jadi tren pemimpin masa kini. Tak terkecuali Wali Kota Bogor Bima Arya. Aspirasi diserap lewat acara ngawangkong dan menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah.

Dalam laporan kinerja triwulan pertama yang disampaikan pada detikcom, Selasa (15/7/2014), Bima melampirkan langkah-langkahnya selama ini untuk menggali permasalahan di lapangan. Dia juga tak segan turun langsung untuk mengatasi masalah tersebut.

Secara rutin, Bima menggelar pertemuan dengan kelompok masyarakat. Acara itu diberi nama ngawangkong, sebuah ungkapan dalam bahasa sunda yang bila diartikan sama dengan berbincang-bincang. Dalam foto, tampak Bima mendatangi rumah-rumah warga dan berkumpul secara lesehan dengan mereka. Sejumlah problem bisa langsung didengar dan dicari solusinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Politisi PAN berusia 41 tahun itu juga punya cara lain untuk berinteraksi dengan warganya, terutama kalangan muda. Setiap Senin, dia mendatangi sekolah-sekolah dan menjadi pembina upacara. Motivasi disampaikan pada para siswa agar tetap semangat belajar dan terus mengejar cita-cita sedari muda. Cara yang sama juga sudah dilakukan wali kota Bandung Ridwan Kamil dan terbukti efektif untuk memotivasi para pelajar.



Setelah mendengar keluhan dan permasalahan warga, Bima bisa langsung mencari solusinya. Tak jarang, dia sendiri yang mengeksekusinya di lapangan. Misalnya seperti laporan soal dugaan penggunaan narkoba di lingkungan Satpol PP, Bima ikut melakukan razia hingga memberi hukuman pada oknum petugas pemakai barang haram tersebut.




Lewat bantuan CSR dari pihak swasta, mantan peneliti di Charta Politika ini juga membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan sertifikat tanah sebanyak 150 bidang demi kepentingan usaha kecil mereka. Kabar terakhir, dia juga menggalakan program zakat yang dipotong dari gaji PNS pemkot Bogor.

(mad/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads