Masih Banyak Formulir C1 Janggal di Website KPU

Masih Banyak Formulir C1 Janggal di Website KPU

- detikNews
Selasa, 15 Jul 2014 11:09 WIB
Masih Banyak Formulir C1 Janggal di Website KPU
Jakarta -

Kejanggalan pada formulir C1 yang diunggah ke situs Komisi Pemilihan Umum masih terus ditemui. Umumnya terjadi ketidakcocokan antara perolehan suara kedua calon presiden dan wakil presiden dengan suara sah.

Atas informasi dari pembaca, detikcom kembali menemukan sejumlah kejanggalan atas formulir c1 yang dipindai dan diunggah ke website KPU, Selasa (15/7/2014).

Di tempat pemungutan suara 41 Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, misalnya. Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapatkan 289 suara. Sementara duet Joko Widodo-Jusuf Kalla 231. Namun di kolom jumlah tertulis 470 suara. Padahal semestinya jika data perolehan masing-masing kandidat tak ada yang diubah, total suara sah adalah 520.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal serupa terjadi di TPS 32, Kota Batu, Ciomas, Bogor, Jawa Barat. Di TPS ini diduga ada pengurangan suara salah satu capres dan cawapres. Dalam halaman 4 formulir C1 yang diunggah ke situs KPU tertulis, pasangan Prabowo-Hatta mendapat 122 suara, dan Jokowi-JK 192.

Total suara kedua kandidat itu adalah 314, namun di kolom jumlah tertulis 414 suara. Sementara di halaman 3 formulir C1 tertulis surat suara terpakai sebanyak 414.

Di TPS 52, Pondok Karya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, pasangan Prabowo-Hatta mendapat 125 suara dan Jokowi-JK 210 suara. Total suara sah di TPS ini mestinya 335, namun di kolom jumlah hanya tertulis 235 suara.

Pasangan Prabowo-Hatta di TPS 9 Batulicin, Batulicin, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, mendapat 104 suara, dan Jokowi-JK 266 pemilih. Total suara sah di TPS ini mestinya 364 suara, namun di kolom jumlah tertulis 270.

Komisi Pemilihan Umum tak membantah dan menerima masukan terkait form C1 yang janggal dari publikasi di website. Namun, KPU mengingatkan bahwa masyarakat juga perlu fair, kesalahan yang ditemukan itu sangat sedikit dibanding yang sudah terupload.

"Silakan lihat C1 yang kami pasang. Sebutkan berapa kasus yang dianggap bermasalah, kan jumlahnya sangat sedikit. Kita harus fair juga secara objektif melihat," kata komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di kantornya Jalan Imam Bonjol, Jakpus, Senin (14/7/2014) kemarin.

Hadar mengatakan, jumlah C1 yang terupload hingga saat ini sudah lebih dari 90 persen atau lebih dari 450 ribu TPS. "Jadi sudah ada 300 ribu lebih C1 yang ada dan sebagian besar itu benar," ujarnya.



(erd/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads