Mayat Belum Terevakuasi, Pengungsi Aceh Berebut Makanan
Selasa, 28 Des 2004 20:07 WIB
Banda Aceh -
Sampai Selasa (28/12/2004) malam ini, kota Banda Aceh gelap gulita. Sementara mayat-mayat masih dibiarkan berada di berbagai tempat, belum sempat terevakuasi. Pengungsi juga saling berebut makanan saat bantuan datang. Berdasarkan pantauan detikcom, hanya di Pendopo Gubernur NAD yang tampak terang. Di pendopo ini, aliran listrik berasal dari genset. Selain tempat ini, semua lokasi di Banda Aceh tampak gelap gulita. Karena itu, pendopo gubernur ini dijadikan sebagai pusat koordinasi untuk penanganan korban gempa dan Tsunami di Banda Aceh. Di pendopo gubernur ini juga dijadikan tempat ribuan warga Banda Aceh mengungsi. Sementara itu, sampai malam ini, masih banyak sekali mayat-mayat yang dibiarkan di sejumlah tempat di Banda Aceh. Mayat-mayat itu belum sempat dievakuasi. Termasuk di sekitar Masjid Raya Baiturrahman. Mayat-mayat masih tampak berada di genangan air dan di balik puing-puing bangunan. Bau menyengat sangat tercium, karena mayat-mayat itu sudah membusuk. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada siang hari sempat mengunjungi lokasi di sekitar Masjid Raya Baiturrahman. Presiden juga sempat berdoa di depan puluhan mayat yang sudah disatukan di dekat Masjid. Presiden yang didampingi Ny Ani Yudhoyono dan Menko Kesra Alwi Shihab tampak mengenakan masker penutup hidung. Presiden juga mengunjungi sejumlah tempat di Banda Aceh. Situasi di Banda Aceh sendiri masih tampak porak-poranda. Puing-puing bangunan, kayu, dan sampah-sampah masih sangat tampak terlihat. Perahu-perahu juga tampak terdampar di tengah kota. Presiden SBY juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para pengungsi yang memenuhi Masjid Baiturrahman. Presiden juga sempat melakukan rapat koordinasi dengan para pejabat Pemda NAD terkait penanganan korban dan penanganan pengungsi. Sementara itu, seusai Presiden menyerahkan bantuan secara simbolis, para pengungsi di Masjid Baiturrahman berebut makanan. Mereka tampak histeris, karena memang sangat kelaparan. Bisa dibayangkan, banyak di antara mereka yang tidak makan selama tiga hari.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































