Tentu saja bisa terbayangkan seperti apa tumpah ruahnya mobil dan motor di jalanan. Nah, bagi Anda yang berniat mudik menggunakan jalur darat dengan kendaraan pastikan memilih rute jalan yang paling efisien. Pantauan detikcom, ada beberapa titik yang harus diperhitungkan dan juga diwaspadai selama perjalanan.
Pertama, kawasan Lido menuju Sukabumi, Jawa Barat berpotensi terjadi kemacetan panjang. Hal ini disebabkan karena adanya jembatan kayu pada yang hanya dapat dilalui satu kendaraan, sehingga kendaraan harus memperlambat lajunya dan mengantre.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Potensi kemacetan juga terjadi saat memasuki kawasan Cibadak, Sukabumi. Pasalnya, di sini pasar tumpah menghiasi sepanjang jalan.
Kedua, kawasan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat menuju Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Setelah melewati jalanan yang berkelok cukup tajam, hati-hati saat memasuki jalur alternatif Pantai Utara (Pantura) melalui Jalan Raya Bojongsari-Kersana. Sebab di sepanjang jalan tersebut yang menuju Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terdapat beberapa lubang menganga.
Meski lubang tersebut diameternya tidak terlalu besar dan dalam, tapi kendaraan yang hendak melintas harus memperlambat kecepatan karena cukup banyak jalanan yang berlubang. Menurut Kapolres Brebes AKBP Ferdy Sambo di Polres Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (13/7) lalu, lubang-lubang itu akan ditambal selama H-10 lebaran.
Selanjutnya, Ferdy juga menambahkan akan terjadi kepadatan arus di sejumlah titik saat memasuki masa mudik. Berikut titik kepadatan yang harus diwaspadai, yakni Simpang 3 Pejagan, Exit Tol Pejagan, pasar tumpah di Pasar Bulakamba, alun-alun Brebes, begitu juga dengan Dernoleng Ketanggungan dan kawasan Simpang 3 Pagojengan.
Sementara untuk arus balik usai lebaran, kawasan yang diperkirakan kendaraan akan tumpah ruah di Pasar Induk Brebes, alun-alun Brebes dan sentra oleh-oleh Brebes.
(aws/mpr)











































