Pasca Gempa, AS Klaim Kirim Email ke RI soal Ancaman Tsunami
Selasa, 28 Des 2004 18:13 WIB
Jakarta -
Para ilmuwan dari Amerika Serikat mengklaim telah memberikan peringatan akan adanya bencana tsunami ke pejabat Indonesia. Peringatan ini dikeluarkan beberapa saat setelah terjadi gempa di Samudera Hindia."Kami sudah mengeluarkan pengumuman sekitar 20 menit setelah gempa. Itu adalah waktu tercepat yang bisa kami lakukan."Demikian kata peneliti dari Lembaga Pemantau Atmosfer dan Lautan Nasional AS, Jeff LaDouce, seperti dilansir dari USA Today, Selasa (28/12/2004).Pihaknya juga mengaku bingung ingin menginformasikan kemana peringatan tersebut. "Tapi, kami sudah mengirim email ke pejabat Indonesia," tegasnya tanpa menyebut secara rinci siapa pejabat yang diberitahukan.Masalah lain, kata LaDouce, gempa tersebut terjadi di Samudera Hindia yang memang tidak terpantau. "Sistem internasional yang berada di Hawaii hanya memantau Samudera Pasifik. Dan sama sekali tidak ada sistem penjaga di Samudera Hindia," tandasnya.Meski demikian, LaDouce mengatakan peringatan tersebut tidak akan berdampak apa-apa kalau tidak ada rencana evakuasi sebelumnya, "Meski jika kamu memberi peringatan ke tempat wisata di Thailand setengah jam sebelumnya, tetap saja tidak mudah mengevakuasi mereka (turis).""Kamu tetap harus membuat rencana dan melatih masyarakat," kata LaDouce.
(ton/)










































