"Ada 4 pihak: KPU, MK, pasangan capres cawapres satu dan pasangan capres dan cawapres satunya lagi. Jika bisa menyikapi kondisi dengan benar, arif, tepat, maka Insya Allah tidak akan tercoreng," kata SBY saat memberikan sambutan di acara buka puasa bersamaa di kediaman Ketua DPD Irman Gusman, Jl Denpasar Raya, Jaksel (14/7/2014).
SBY tidak ingin ada kemunduran dalam proses demokrasi di Indonesia. Dalam menyikapi perselisihan, ia berpesan agar keempatnya bisa bertindak arif dan tepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY juga meminta masyarakat lah yang menjadi wasit dalam menyelesaikan perselisihan ini sehingga SBY dapat mengakhiri tugasnya pada tanggal 20 Oktober 2014 dengan tenang.
"Saya bisa melaporkan, mengucapkan terimakasih dan minta maaf atas kekurangan. Ada transisi kepemimpinan yang baik, kita sambut presiden baru pada 20 Oktober," pungkas SBY.
(imk/mpr)










































