"Saya selalu konsensus, filsafat saya konsensus. Kita tidak menyukai konfrontasi," kata Prabowo di Rumah Proklamasi, Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/7/2014).
Prabowo menyampaikan hal itu ketika seorang pekerja media dari Reuters menanyakan soal sikap oposisi jika capres Joko Widodo menang. "Tapi saya pikir Anda salah. Kita yang menang dan saya sangat percaya," kata Prabowo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita kecewa, kemarin, kantor PKS kebakaran di Sumedang. Banyak intimidasi ke tim kita, tapi kita lebih ingin politik konsensus," ujar mantan Danjen Kopassus itu.
"Saya akan perlihatkan ke Anda. Ini tragedi, saya harap ini bisa diselesaikan secepatnya," tambahnya.
Prabowo juga sempat mendapatkan pertanyaan soal real count dan quick count yang beredar apakah menjadi acuan kemenangannya saat ini. Namun Prabowo menegaskan hasil real count dan quick count bukan hasil resmi.
"Di negara mana quick count itu resmi? Mereka dibayar dan mereka perusahaan," kata Prabowo.
Prabowo menambahkan, dirinya sangat mengutamakan pendekatan persuasif dalam berpolitik dan rasionalitas. Ia juga menyatakan pemilu di Indonesia yang berlangsung aman adalah wajah demokrasi yang terus berkembang dengan baik.
"Saya percaya kekuatan persuasif, kekuatan rasionalitas, dan saya pikir kita telah mencapai sesuatu. Pemilu yang berlangsung aman tanpa kekerasan tanpa kericuhan," ujar Prabowo.
"Banyak yang bilang Jokowi menang, tapi realitanya rakyat Indonesia yang menang," tambahnya.
Wawancara dengan sejumlah media asing ini berlangsung sekitar 30 menit. Media yang turut hadir dalam jumpa pers ini seperti ABC, AFP, Reuters, NHK, dan masih banyak lagi.
"Media barat selalu memberikan pertanyaan yang berbeda dengan media lokal," tutup Prabowo.
(vid/mpr)











































