"Program PNPM turut serta membangun infrastruktur di desa. Sering orang bertanya apakah PNPM akan berakhir bersama selesainya pemerintahan Pak SBY-Boediono. Maka dapat saya tegaskan PNPM itu tetap akan berlangsung terus di pemerintahan yang akan datang," tutur Agung di Pendopo Bupati Purworejo, Jawa Tengah, Senin (14/7/2014).
Dia bahkan mengatakan sebagian dari anggaran tersebut sudah dialokasikan untuk simpan pinjam bagi kaum perempuan. Sebab, tidak sedikit perempuan yang memiliki peranan aktif dalam menggerakkan roda perekonomian keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya dibanding program pemerintah lain, PNPM memiliki tingkat kebocoran yang sangat kecil. Artinya, sebagian besar alokasi serta penggunaan dana PNPM telah tepat sasaran.
"Tingkat kebocoran pnpm itu yang paling kecil diantara yang lain yakni 0,002 persen," kata Agung.
Oleh karena itu, dengan efektifnya program tersebut ia berharap angka kemiskinan perlahan dapat ditekan. Dari data BPS, angka kemiskinan mencapai 11,27 persen.
(aws/mpr)










































