Calon Presiden Nomor urut satu Prabowo Subianto hadir dalam deklarasi koalisi permanen pendukung dirinya. Usai acara tersebut Prabowo menggelar jumpa pers dengan media lokal dan mancanegara.
Pantauan di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (14/7/2014) acara jumpa pers digelar pukul 18.00 WIB. Awak media pun bergantian mengajukan pertanyaan kepada Prabowo.
Ketika tiba giliran wartawati harian berbahasa Inggris The Jakarta Post mengajukan diri untuk bertanya, Prabowo langsung memotong. Mantan Danjen Kopassus itu mengaku tak suka dengan The Jakarta Post.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"At least i try, Sir," jawab wartawati The Jakarta Post Margareth Aritonang.
"At least you try, blame your boss, ha ha ha," jawab Prabowo.
Pada sesi tanya jawab tersebut memang didahului bagi media internasional yang dihadiri oleh ABC, Reuters, BBC, dan lain sebagainya. The Jakarta Post bertanya setelah Reuters.
Melihat reaksi dari Prabowo kepada The Jakarta Post itu, awak media asing pun heran. Kebanyakan dari mereka langsung terdiam, meski sesi tanya jawab dilanjutkan kembali.
Usai jumpa pers, Prabowo langsung menghampiri wartawati The Jakarta Post. Dia pun meminta maaf kepada Margareth.
"Sorry, bukan salah kamu tapi salah koran kamu. Prabowo bikin artikel tapi tidak pernah dimuat, itu tidak demokratis," ujar Prabowo.
Sementara itu sebelumnya juga sempat terjadi peristiwa gesekan antara ajudan Prabowo dengan pewarta foto. Para pewarta foto tak diperkenankan mengambil gambar dari atas panggung ketika Prabowo tiba di lokasi deklarasi.
Salah satu pewarta tersebut bernama Hasan. Menurut dia biasanya pewarta foto boleh mencari sudut pandang terbaik.
"Kami biasa ambil gambar dari situ, tapi tidak tahu kenapa malah dihalang-halangi sama ajudan. Padahal kami di sini mau liputan," kata Hasan.
(bpn/ndr)











































