Forum Rektor Imbau Dua Pasangan Capres dan Cawapres Siap Kalah

Forum Rektor Imbau Dua Pasangan Capres dan Cawapres Siap Kalah

- detikNews
Senin, 14 Jul 2014 18:43 WIB
Forum Rektor Imbau Dua Pasangan Capres dan Cawapres Siap Kalah
Jakarta - Forum Rektor Indonesia menyerukan agar dua pihak pasangan calon presiden dan wakil presiden siap kalah dan menerima hasil yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum pada 22 Juli mendatang. Bahkan, untuk kubu pasangan pemenang nanti diminta agar tidak merayakan kemenangan secara berlebihan.

"Memohon kepada pihak yang menang nanti untuk tidak berlebihan merayakannya dan menghargai yang kalah. Kami mohon juga kepada pihak yang kalah untuk memberikan ucapan selamat kepada capres cawapres terpilih," ujar Ketua Umum Forum Rektor Indonesia, Ravik Karsidi di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Senin (14/7/2014).

Dia mengatakan, jika dilihat saat pelaksanaan Pilpres dengan proses penghitungan cepat (quick count), kedua massa pendukung tampak memiliki antusiasme terhadap sosok calon pemimpinnya. Karena hal ini pula yang membuat dia berharap agar kedua kubu bisa bersikap tenang dan tidak berlebihan pasca keputusan KPU, Selasa pekan depan.

Dia kembali mengingatkan siapapun pasangan yang terpilih nanti maka akan menjadi kemenangan seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya, kedua pasangan capres dan cawapres ini merupakan yang terpanggil serta berani mengambil tanggung jawab besar untuk mempimpin Indonesia.

"Jauhkan dari potensi kerusuhan, dan dekatkan dengan ketertiban di masyarakat. Ciptakan Pilpres yang bermartabat. FRI memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada dua pasangan capres dan cawapres yang terpanggil dan berani mengambil tanggung jawab besar," sebutnya.

Ravik yang juga Rektor Universitas Sebelas Maret itu menambahkan Penyelenggaraan Pilpres perlu dihormati untuk menjaga perdamaian serta ketertiban. Dia pun menekankan pentingnya peran Komisi Pemilihan Umum serta Badan Pengawas Pemilu dalam bekerja profesional dan menjaga kejujuran.

Menurutnya, kalau setiap unsur penyelenggara Pemilu bersikap netral maka tercipta pesta politik demokrasi yang berkualitas. Kalau sikap netral bisa dijunjung maka persoalan kisruh atau kecurangan rekapitulasi suara tidak perlu terjadi.

"Kita harapkan itu. Makanya diharapkan petugas dari TPS, PPK, KPUD, dan KPU pusat bisa bersikap netral dan bekerja secara profesional serta cermat menjaga rekapitulasi suara," ujarnya.



(hat/erd)


Berita Terkait