DPP PD Tak Tandatangani Koalisi Permanen, PDIP Buka Peluang Kerja Sama

DPP PD Tak Tandatangani Koalisi Permanen, PDIP Buka Peluang Kerja Sama

- detikNews
Senin, 14 Jul 2014 18:25 WIB
DPP PD Tak Tandatangani Koalisi Permanen, PDIP Buka Peluang Kerja Sama
Jakarta - Pengurus DPP Partai Demokrat tak hadir dalam penandatanganan Koalisi Merah-Putih yang permanen. Wasekjen PDIP Hasto Kristiyanto membuka peluang PD untuk bergabung.

"Kami mengapresiasi atas sikap kenegarawanan Partai Demokrat tersebut. Kami siap bekerja sama dengan Demokrat untuk Indonesia yang lebih baik," sebut Hasto dalam pernyataan tertulis yang diterima detikcom, Senin (14/7/2014).

Hasto pun mengapresiasi sikap pengurus DPP PD yang terkesan menunggu keputusan resmi. Meskipun Ketua DPD PD DKI Nachrowi Ramli hadir dalam deklarasi tersebut bersama 6 parpol pengusung Prabowo-Hatta lainnya. Nachrowi pula yang menandatangani piagam koalisi permanen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketidakhadiran petinggi Partai Demokrat menjadi bukti, bahwa Demokrat lebih menghormati mekanisme melalui KPU. Demokrat menghargai proses konstitusional bahwa penetapan kemenangan melalui KPU, bukan melalui klaim sepihak dengan data real count sepihak yang diragukan akurasinya," imbuh Hasto.

Jubir Joko Widodo-Jusuf Kala (Jokowi-JK) ini juga berpendapat bahwa belum waktunya membicarakan koalisi yang permanen. Deklarasi seperti ini justru akan mempengaruhi persepsi publik.

Sementara itu Nachrowi Ramli dengan yakin menyebut DPP PD akan setuju dengan koalisi permanan. Pria yang pernah berkompetisi dengan Jokowi pada Pilgub DKI 2012 lalu ini pun menyebut ketidakhadiran Ketua Harian PD Syarief Hasan karena macet.

"Mungkin ada gangguan, macet di jalan. Namun hati beliau tetap bersama Prabowo-Hatta," kata dia di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.




(bpn/trq)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini