RI Mesti Contoh Singapura dan Australia yang Tak Ada Ospek Buat Siswa Baru

RI Mesti Contoh Singapura dan Australia yang Tak Ada Ospek Buat Siswa Baru

- detikNews
Senin, 14 Jul 2014 17:21 WIB
RI Mesti Contoh Singapura dan Australia yang Tak Ada Ospek Buat Siswa Baru
foto: pasangmata.com/Agus
Jakarta - Pendidikan di Indonesia mesti mencontoh Australia dan Singapura. Tak ada senioritas, siswa diajarkan semangat egaliter. Tak ada juga siswa baru disuruh membawa barang-barang aneh yang tak berguna. Malahan mereka diminta melakukan kerja sosial membantu sesama.

"Di Australia hanya perkenalan lingkungan seperti perpustakaan. Kaya tour guide gitu," jelas Teddy yang pernah berkuliah di Wollongong Unversity di Australia saat berbincang, Senin (14/7/2014).

Kisah Teddy yang berkuliah di Australia dengan tak ada ospek dan aneka rupa macam-macam yang aneh dirasakan juga pelajar dan mahasiswa Indonesia di Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa diantara mereka menyampaikan di Singapura sama sekali tak ada yang namanya Ospek atau masa orientasi dengan membawa macam-macam barang dan aneka rupa perintah. Di sana malahan kalaupun ada diminta melakukan kerja sosial membantu sesama, itu pun dilakukan dengan sukarela.

Persoalan orientasi pelajar mencuat setelah seorang orangtua siswi SMP di Bogor menyampaikan kritiknya. Dia tak setuju dengan masa orientasi walau tak ada kekerasan.

"Baru diberi tugas bawa barang-barang dan perintahnya tidak jelas. Ini bikin pusing juga. Saya bilang sama anak saya agar berani melawan kalau ada sesuatu perintah yang tidak jelas, harus ngotot dan menyuarakan yang benar," tutur Agus Setyanto.

Pengalaman Agus mungkin juga dirasakan yang lain. Bagaimana dengan sekolah anak, saudara, atau adik Anda, apakah ada acara semacam orientasi? Kirimkan ke redaksi@detik.com jangan lupa sertakan nomor telepon dan foto acara orientasi.

(ndr/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads