"Di Australia hanya perkenalan lingkungan seperti perpustakaan. Kaya tour guide gitu," jelas Teddy yang pernah berkuliah di Wollongong Unversity di Australia saat berbincang, Senin (14/7/2014).
Kisah Teddy yang berkuliah di Australia dengan tak ada ospek dan aneka rupa macam-macam yang aneh dirasakan juga pelajar dan mahasiswa Indonesia di Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persoalan orientasi pelajar mencuat setelah seorang orangtua siswi SMP di Bogor menyampaikan kritiknya. Dia tak setuju dengan masa orientasi walau tak ada kekerasan.
"Baru diberi tugas bawa barang-barang dan perintahnya tidak jelas. Ini bikin pusing juga. Saya bilang sama anak saya agar berani melawan kalau ada sesuatu perintah yang tidak jelas, harus ngotot dan menyuarakan yang benar," tutur Agus Setyanto.
Pengalaman Agus mungkin juga dirasakan yang lain. Bagaimana dengan sekolah anak, saudara, atau adik Anda, apakah ada acara semacam orientasi? Kirimkan ke redaksi@detik.com jangan lupa sertakan nomor telepon dan foto acara orientasi.
(ndr/mad)











































