Di TPS tersebut dikirim 675 surat suara. Pada saat dilakukan pengecekan oleh Panwaslu diketahui ada 657 pemilih. Namun data jumlah pemilih itu berubah menjadi 633 saat Panwas melakukan pengecekan untuk kedua kalinya. "Ada selisih 42 pemilih," kata Ketua Panwaslu Jakarta Timur Iflahah Zuhriyapen, di kantornya jalan Sawo Kecik Raya, Perumahan Eramas 2000, Pulo Gebang, Cakung, Senin (14/7/2014).
Panwaslu Jakarta Timur sudah mengajukan adanya pencoblosan ulang di TPS tersebut kepada KPU Kota pada hari Sabtu (12/7/2014) lalu. "Tapi surat itu belum ditanggapi," kata Iflahah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(erd/nrl)










































