"Dia bilang hati-hati jangan sembarang tanda tangan, karena kadang-kadang ada hal dilanggar yang secara sengaja atau tidak sengaja ketika tanda tangan itu," kata Bima Arya di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (14/7/2014).
Selain bertemu Abraham Samad, kedatangan politikus PAN itu juga sekalian untuk melaporkan harta kekayaannya. Menurutnya, Abraham banyak bercerita tentang kasus gratifikasi yang kerap ditemui di daerah-daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bima Arya melaporkan harta kekayaannya setelah terkahir dilaporkan pada Juli 2013 lalu. Ia mengaku akibat kempanye Pilkada hartanya banyak berkurang. Meski begitu ia siap untuk melaporkan harta kekayaannya secara berjangka.
(rna/jor)











































