Pesan Ketua KPK untuk Wali Kota Bogor: Jangan Asal Tanda Tangan

Pesan Ketua KPK untuk Wali Kota Bogor: Jangan Asal Tanda Tangan

- detikNews
Senin, 14 Jul 2014 14:28 WIB
Pesan Ketua KPK untuk Wali Kota Bogor: Jangan Asal Tanda Tangan
Jakarta - KPK menjerat Bupati Bogor Rahmat Yasin terkait perizinan alih fungsi hutan menjadi hunian di Kabupaten yang dipimpinnya. Tak ingin menjadi 'korban' selanjutnya, Wali Kota Bogor Bima Arya meminta wejangan ke Ketua KPK Abraham Samad.

"Dia bilang hati-hati jangan sembarang tanda tangan, karena kadang-kadang ada hal dilanggar yang secara sengaja atau tidak sengaja ketika tanda tangan itu," kata Bima Arya di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (14/7/2014).

Selain bertemu Abraham Samad, kedatangan politikus PAN itu juga sekalian untuk melaporkan harta kekayaannya. Menurutnya, Abraham banyak bercerita tentang kasus gratifikasi yang kerap ditemui di daerah-daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia bilang hati-hati gratifikasi, karena bisa menjerumuskan kita, kedua hak untuk tanda tangan. Saya juga konsultasi tadi bagaimana caranya membangun pagar pengaman," tuturnya.

Bima Arya melaporkan harta kekayaannya setelah terkahir dilaporkan pada Juli 2013 lalu. Ia mengaku akibat kempanye Pilkada hartanya banyak berkurang. Meski begitu ia siap untuk melaporkan harta kekayaannya secara berjangka.

(rna/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads