"Ya mau dong (nyalonin diri lagi) untuk ngetes Ahok laku atau enggak. (Wakilnya siapa) itu nanti mesti kita pikirkan. Saefullah (Sekda DKI) juga boleh kalau dia bagus," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (14/7/2014).
Hal ini dikatakannya saat ditanya wartawan seputar keinginannya untuk menjadikan DKI sebagai tuan rumah Asian Games 2019. Menurutnya agenda itu adalah taruhan untuk karirnya juga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kalau ingin Jakarta sebagai tuan rumah untuk multi event terbesar di Asia itu, maka sebagai kepala daerah dia harus membawa DKI bekerja keras untuk menggenjot pembangunan termasuk menyiapkan sarana infrastruktur dalam tiga tahun ini berupa 6 ruas jalan tol, MRT dan LRT.
Selain infrastruktur, hal krusial yang ingin harus dikebutnya yakni mengubah perilaku dan mental warga. Perwujudannya antara lain dengan membereskan masalah PKL dan menerapkan ERP untuk mengatasi macet.
"Kita akan latih orang naik bus, jadi akan ada bus tingkat gratis dan motor dilarang masuk ke ruas jalan itu, mudah-mudahan ERP kita sudah selesai. Nanti yang nyebrang sembarngan atau motor lawan arus kita denda. Semua akan kita kebut," pungkasnya.
(ros/jor)











































