"Saya tidak yakin (lompat) apalagi Golkar di Koalisi Merah Putih adalah partai terbesar. Kalau di koalisi yang lain dia belum tentu seperti di koalisi kita," kata anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat di Gedung DPR, Senayan, Senin (14/7/2014).
Martin mengungkapkan bahwa Golkar sebagai partai dengan perolehan suara terbesar di Koalisi Merah Putih, memiliki peran yang besr untuk mengambil keputusan. Golkar juga dihargai dalam penentuan-penentuan hal penting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Martin percaya bahwa Golkar adalah partai yang punya integritas tinggi.
"Saya tahu bahwa Golkar partai kader dan kader itu memiliki disiplin yang tinggi. Disiplin itu integritas Golkar. Dia sebagai partai integritas tinggi tidak akan segampang itu membuat pernyataan lompat ke pihak lain," jelas Martin.
Sebelumnya, Waketum Golkar Agung Laksono mengungkapkan bahwa terbuka kemungkinan Golkar bergabung dengan Jokowi-JK jika terpilih menjadi presiden.
"Sekarang arahnya ke Pak Prabowo tapi kemudian bisa saja ada perubahan pasca 22 Juli, ke Pak Jokowi tidak menutup kemungkinan. Sepanjang niatnya untuk kemajuan nasional, kalau (Jokowi) jadi presiden saya kira wajar saja kalau dibantu partai Golkar (dalam menjalankan roda pemerintahannya)," kata Agung di Brebes, Minggu (13/7).
(imk/trq)










































