"Selama dirawat, kondisinya tidak begitu baik, cenderung menurun," kata Humas RSCM Sulastin saat dihubungi detikcom, Senin (14/7/2014).
Sulastin mengatakan, dalam 3 minggu itu, Yusri berada di ruang intensive care unit (ICU) luka bakar RSCM. Saat ini Yusri berada di kamar jenazah RSCM untuk dimandikan.
Yusri dibakar oleh TNI Pratu Heri pada Selasa (24/6) sekitar pukul 22.45 WIB. Heri merasa emosi karena Yusri tidak meberi uang 'jatah preman' sesuai permintaannya.
Karena kesal, Heri menyiramkan bensin ke tubuh Yusri hingga badannya mengalami luka bakar parah lebih dari 30 persen di sekujur tubuhnya. Yusri sempat dirawat beberapa hari di ruang ICU RS Tarakan sebelum akhirnya dikirim ke RSCM.
Akibat perbuatan jahatnya, Heri dipecat dari TNI dalam upacara di Makodam Jaya, Cawang, Jakarta, Senin (7/7/2014). Dia juga diadili di mahkamah militer.
(kff/nrl)











































