Ketua DPP Fuad Hasan Mansyur menyatakan Munas sudah disepakati untuk digelar pada 2015. Kesepakatan tersebut sudah disepakati lewat Munas Riau 2009. Maka semua kader harus menaati aturan ini dan tak boleh seenaknya melanggar aturan.
"Jadi semua harus mengikuti aturan. Munas kemarin telah menetapkan sampai 2015. Kalau ada yang mau buat seenaknya sendiri, maka yang lain (dikhawatirkan) akan berbuat seenaknya juga," kata Fuad kepada detikcom, Sabtu (12/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Urusan dia mau jadi Ketua Umum. Tapi itu harus sesuai aturan," tutur Fuad.
Dirinya mengimbau agar segenap kader dan simpatisan sadar akan hasil Munas di Riau 2009 lalu itu. Munas untuk pemilihan Ketum baru telah disepakati akan digelar tahun 2015, bukan 2014.
"Kan rusak negeri ini kalau seenanknya tanpa aturan. Mereka harus punya kesadaran untuk mengikuti aturan," tutur Fuad.
Agung Laksono menegaskan akan maju mencalonkan diri sebagai Ketum Golkar di Munas. Agung mengaku didorong oleh Kosgoro, salah satu ormas pendiri Golkar, untuk maju. Dirinya juga memandang Munas harus dilaksanakan tahun ini, karena AD/ART Golkar menyatakan masa jabatan Ketum hanya lima tahun.
"Tahun lalu Kosgoro, ormas Golkar, mendukung saya sebagai kandidat (ketua umum). Cuma Munasnya kapan nggak tahu. Maka menurut AD/ART tahun ini," ujar Agung (11/7).
(dnu/fdn)











































