Golkar: Jangan Seenaknya Gulirkan Munas Pelengseran Ical

Golkar: Jangan Seenaknya Gulirkan Munas Pelengseran Ical

- detikNews
Sabtu, 12 Jul 2014 15:01 WIB
Golkar: Jangan Seenaknya Gulirkan Munas Pelengseran Ical
Jakarta - Sejumlah kader muda Partai Golkar yang telah dipecat mendorong percepatan Munas untuk mengganti Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Bahkan Waketum Agung Laksono juga mendukung aksi percepatan Munas ini. Fungsionaris Golkar yang loyal ke Ical menjawab gejolak ini.

Ketua DPP Fuad Hasan Mansyur menyatakan Munas sudah disepakati untuk digelar pada 2015. Kesepakatan tersebut sudah disepakati lewat Munas Riau 2009. Maka semua kader harus menaati aturan ini dan tak boleh seenaknya melanggar aturan.

"Jadi semua harus mengikuti aturan. Munas kemarin telah menetapkan sampai 2015. Kalau ada yang mau buat seenaknya sendiri, maka yang lain (dikhawatirkan) akan berbuat seenaknya juga," kata Fuad kepada detikcom, Sabtu (12/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fuad sendiri tak menghalangi Agung laksono berhasrat menjadi Ketua Umum Golkar, namun tentunya hasrat tersebut harus disalurkan sesuai aturan.

"Urusan dia mau jadi Ketua Umum. Tapi itu harus sesuai aturan," tutur Fuad.

Dirinya mengimbau agar segenap kader dan simpatisan sadar akan hasil Munas di Riau 2009 lalu itu. Munas untuk pemilihan Ketum baru telah disepakati akan digelar tahun 2015, bukan 2014.

"Kan rusak negeri ini kalau seenanknya tanpa aturan. Mereka harus punya kesadaran untuk mengikuti aturan," tutur Fuad.

Agung Laksono menegaskan akan maju mencalonkan diri sebagai Ketum Golkar di Munas. Agung mengaku didorong oleh Kosgoro, salah satu ormas pendiri Golkar, untuk maju. Dirinya juga memandang Munas harus dilaksanakan tahun ini, karena AD/ART Golkar menyatakan masa jabatan Ketum hanya lima tahun.

"Tahun lalu Kosgoro, ormas Golkar, mendukung saya sebagai kandidat (ketua umum). Cuma Munasnya kapan nggak tahu. Maka menurut AD/ART tahun ini," ujar Agung (11/7).

(dnu/fdn)


Berita Terkait