"Kami dan orang tua murid sangat terkejut dan serta kecewa, karena kredibilitas kedua pengajar serta sikap profesional mereka selama mengajar di JIS bagus," ujar juru bicara JIS, Daniarti Wusono saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (11/7/2014) malam.
Para orang tua murid juga sangat yakin bahwa kedua guru tersebut tidak bersalah. "Mereka yakin bahwa kedua guru tersebut tidak bersalah karena mereka mengenal betul kedua guru ini," ujar Daniarti lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyidik Polda Metro Jaya juga meminta pihak imigrasi untuk melakukan pencekalan terhadap keduanya. "Iya (dicekal). Itu sudah satu paket dengan penangguhan deportasi ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto.
(spt/kha)











































