Capres Joko Widodo menyatakan keinginannya bertemu rivalnya di Pilpres, Prabowo Subianto, untuk mendinginkan situasi politik. Keinginan Jokowi disambut baik Prabowo.
"If he request, why not? I'm always available to meet everybody," ujar Prabowo menjawab pertanyaan jurnalis media asing di Wisma Nusantara, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (11/7/2014).
Jokowi sebelumnya menyampaikan keinginan bertemu Prabowo usai pemungutan suara. Sebab hasil quick count yang berbeda dikhawatirkan memicu gesekan antara pendukung kedua capres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, keinginannya untuk bertemu rivalnya itu belum dapat terlaksana. Hal ini kendati sampai saat ini dari kedua kubu belum menjadwalkan bertemu.
"Tapi belum dijadwalkan ketemu," ujarnya.
Terkait hitung cepat, ada 8 lembaga survei penyelenggara quick count yang mencatat kemenangan Jokowi-JK, yaitu SMRC, LSI Denny JA, CSIS-Cyrus Network, Litbang Kompas, Indikator Politik, RRI, Populi Center, dan Poltracking.
Sementara itu 4 lembaga survei yang memenangkan Prabowo-Hatta, yaitu Puskaptis, Jaringan Suara Indonesia (JSI), Lembaga Survei Nasional, dan IRC (Indonesia Research Center).
Untuk hasil resmi yang menentukan pemenang Pilpres, mari kita tunggu pengumuman KPU pada 22 Juli!
(fdn/nrl)











































